Advertisement
PROBOLINGGO – Ketua terpilih PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Junaidi, menyerukan persatuan dan rekonsiliasi kepada seluruh kader setelah berakhirnya pemilihan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) V, Minggu (20/9/2026).
Menurut Junaidi, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, persaingan tersebut harus berakhir setelah proses pemilihan selesai.
“Ketika berada di arena, kita berkompetisi. Setelah selesai, kompetisi juga harus selesai,” kata Junaidi seusai dinyatakan terpilih di Aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo.
Junaidi meraih 43 suara dalam pemilihan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026–2030. H. Khairil Anwar memperoleh 30 suara, sedangkan Ahmad Sa’dullah meraih 21 suara. Sebanyak empat suara dinyatakan tidak sah dari total 98 suara yang masuk.
Junaidi mengatakan dinamika dan perbedaan selama pencalonan akan ditindaklanjuti melalui konsolidasi organisasi. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh kader kembali berada dalam satu barisan.
“Dinamika dan perbedaan selama pencalonan akan kami konsolidasikan agar kembali menjadi satu Ansor Kabupaten Probolinggo yang hebat dan lebih bersemangat,” ujarnya.
Ia berharap PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo di bawah kepemimpinan baru semakin solid, profesional, dan diterima oleh seluruh kalangan.
“Mari kita kosongkan kembali pikiran dari hiruk-pikuk pencalonan. Sekarang waktunya bergabung dalam satu visi dan satu misi untuk membawa Ansor Kabupaten Probolinggo lebih maju serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Konfercab V sekaligus menjadi awal proses konsolidasi kepengurusan PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo untuk masa khidmat 2026–2030.(*)