Advertisement
PROBOLINGGO - Kawasan wisata Gunung Bromo kembali dipadati wisatawan pada momentum libur panjang atau long weekend Kenaikan Yesus Kristus. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara, terlihat memadati sejumlah titik wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Dilansir dari detikJatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau BB TNBTS mencatat jumlah kunjungan wisatawan yang masuk melalui empat pintu akses mencapai sekitar enam ribu orang per hari pada periode libur panjang tersebut. Lonjakan kunjungan itu menunjukkan Bromo masih menjadi salah satu destinasi alam favorit di Jawa Timur.
Kepadatan wisatawan terlihat di sejumlah kawasan utama, mulai dari area lautan pasir, kawah Bromo, padang savana, hingga titik-titik yang biasa digunakan pengunjung untuk menikmati panorama pegunungan. Udara sejuk, lanskap kaldera, serta pemandangan alam khas Bromo menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang bersama keluarga maupun rombongan.
Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga memanfaatkan jasa jip wisata dan ojek kuda untuk menjangkau beberapa titik kunjungan. Ojek kuda banyak digunakan pengunjung yang hendak menuju area kawah Bromo, terutama bagi wisatawan yang ingin mengurangi jarak tempuh berjalan kaki di kawasan lautan pasir.
Salah satu wisatawan asal Gresik, Ria, mengaku tidak pernah bosan berkunjung ke Gunung Bromo. Menurutnya, keindahan Bromo memiliki daya tarik tersendiri karena menyajikan perpaduan antara udara pegunungan, hamparan pasir, kawah, serta panorama savana yang luas.
“Pemandangan di Gunung Bromo sangat bagus, indah, juga sejuk dan menyenangkan hati. Tidak pernah merasa bosan datang ke Bromo,” ujar Ria, dikutip dari detikJatim, Minggu (17/5/2026).
Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan sejak Kamis hingga Jumat mencapai sekitar enam ribu orang per hari. Meski meningkat pada masa libur panjang, angka tersebut disebut masih berada di bawah lonjakan kunjungan saat momentum libur Lebaran sebelumnya.
Pihak pengelola memperkirakan jumlah kunjungan masih berpotensi meningkat pada akhir pekan. Pada Minggu, kunjungan wisatawan diprediksi dapat menembus lebih dari lima ribu orang.
Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan untuk tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan Bromo. Selain menjaga kebersihan dan mematuhi aturan kawasan konservasi, pengunjung juga diimbau mengikuti arahan petugas, terutama saat menggunakan kendaraan wisata, menunggang kuda, maupun berada di jalur-jalur padat pengunjung.
Sebagai kawasan wisata alam yang berada di area taman nasional, aktivitas pariwisata di Bromo perlu tetap memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan. Lonjakan wisatawan pada masa libur panjang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar, tanpa mengabaikan tata kelola wisata yang tertib dan berkelanjutan.
